Usaha Cutting Stiker

20 Desember 2013 § 2 Komentar

usaha cutting stiker

usaha cutting stiker

Usaha Cutting Stiker – Hari begini, nggak jamannya lagi kendaraan polosan alias tidak berstiker. Lihat saja, dari pabriknya, kendaraan sudah ditempeli beragam stiker. Malah, bukan Cuma pabriknya yang menempeli stiker sesuai nama si pabrik, tetapi agen penjual atau distributornya juga membubuhi stiker dibagian belakang kendaraan. Tempelan ini bukan hanya sekedar tempelan pemanis saja, tetapi juga menunjukkan identitas jenis kendaraan plus sebagai ajang promosi.

Kini semakin lama model stiker memang semakin unik dan menarik. Bukan Cuma corak dan warnanya, desainnya pun semakin lama semakin menawan. Gambar atau tulisan yang rumit-rumit pun sekarang sudah bisa dibikin stiker.

Alih-alih stiker yang sengaja ditempel oleh pabrikan maupun si agen penjual kendaraan yang sengaja ditempeli stiker oleh orang lain, suka atau tidak suka. Misalnya, ketika anda sedang parkir disebuah kebun binatang, mobil anda ditempeli stiker yang menampilkan logo kebun binatang tersebut. Atau, begitu keluar dari bengkel, ternyata mobil anda sudah “dihiasi” stiker yang mempromosikan bengkel tersebut.

Pertanyaannya : dari manakah asa stiker-stiker itu? Apakah para dagang stiker atau bengkel-bengkel itu membuatnya sendiri? Ternyata tidak. Mereka tak perlu repot-repot membikin stiker sendiri. Mereka bisa memesan dari para pengusaha pembuat stiker; atau sering disebut pengusaha cuting stiker. O ia, asal tahu saja, para pengusaha ini bukan pengusaha kelas pabrik, lo. Kelasnya juga bukan pengusaha stiker yang bisa mangkal dipinggir jalan itu. Para pengusaha cuting stiker itu biasanya memiliki tempat yang permanen. Selain itu, dalam membuat stiker mereka juga menggunakan teknologi dan peralatan yang modern.

Anda juga bisa membikin usaha serupa. Bahkan, ada pasar baru dalam usaha ini, yaitu partai yang sedang mengkapanyekan namanya untuk menggaet massa sebanyak mungkin.

Bagaimana memulai usaha ini?

usaha cutting stiker

usaha cutting stiker

Pertama-tama, tentu saja Anda harus mempersiapkan tempat usaha yang layak. Ada baiknya anda memilih lokasi yang strategis; terutama yang ramai dilalui kendaraan bermotor. Tapi, kalau bisa cari lokasi yang belum ada pemain ini. Harap dicatat, lokasi yang ramai mempercepat proses pengenalan gerai cuting stiker. Bila anda ogah menjemput bola, maka ada baiknya memasang papan reklame cunting stiker yang bisa dilihat orang.

Ruang usaha diperlukan untuk usaha pembuatan ini tidaklah besar-besar amat. Lihat saja Anda cukup hanya menempati ruang usaha satu lantai berukuran 3 m x 4 m. Lahan segini bisa saja untuk ruang pelayanan saja, sedangkan ruang produksi menggunakan teras. Nah, kalau mau lebih nyaman, Anda bisa menggunakan lahan yang lebih luas, yakni sekitar 5 m x 10 m. Anda bisa membagi gerainya menjadi dua, yaitu ruang pelayanan dan ruang produksi.

Apa saja peralatan yang dibutuhkan?

usaha cutting stiker

usaha cutting stiker

Ini ada kaitannya dengan proses pengerjaan stiker. Asal tau saja, proses pembuatan stiker baik berupa gambar maupun tulisan memerlukan beberapa tahap. Mula-mula anda harus menuangkan ide atau gagasan pelanggan di dalam layar komputer. Maka, perangkat komputer sangat diperlukan dalam usaha ini. Komputer yang disarankan adalah yang sanggup mengoperasikan program-progra desain semacam Freehand, Coreldraw, Adobe, serta program cutting stiker semacam Art Cut and Casmate.

Selain komputer, anda wajib memiliki alat yang menjadi nyawa usaha ini, yakni alat pemotong stiker (stiker cutting machine). Fungsi alat ini adalah untuk memotong stiker sesuai dengan apa yang telah dibentuk dikomputer. Harga alat ini lumayan mahal, yaitu antara Rp. 15 juta hingga 40 juta per buah; tergantung dari jenis dan mereknya.

Uniknya pengusaha cutting stiker biasanya memiliki cara sendiri untuk memperoleh alat pemotong stiker tersebut. Misalnya, anda membeli mesin pemotong stiker bermerek Suda (Taiwan) secara online di internet. Tinggal browsing di internet saja, banyak kok yang menjual alat pemotong stiker ini.

Anda juga harus memiliki perlengkapan penunjang kerja lainnya. Misalnya, kamera digital, scaner, mesin pencetak (printer), hingga perkakas cutting stiker semisal gunting, pinset, selotip transparan, dan lain-lain. Semua alat ini diperlukan sebagai penunjang anda bekerja dan berkreasi.

Bagaimana dengan bahan bakunya?

Selain peralatan, usaha cutting stiker juga membutuhkan bahan baku utama berupa bahan stiker polos. Cukup mudah mendapatkan stiker ini. Anda bisa membelinya dibilangan Mangga Dua atau langsung menghubungi para dealer merek-merek stiker ternama; seperti 3M, Aslan, Oracal, Kiwalite, dan lain-lain. Lebih baik, memilih yang impor. Walau agak mahal, tapi kualitasnya lebih bagus.

Soal warna, ada baiknya anda memilih stiker berwarna dasar saja. Biasanya, warna-warna ini yang paling banyak dicari orang. Sedangkan varian warna selain warna dasar hanya sebagai pelengkap saja. Yang penting sediakan jenis stiker yang komplet; mulai dari jenis yang bersinar (scotlite), warna lembut, mengkilap (golssy), dan transparan.

Hitungan modalnya?

Hitung-hitungan modal, jika semua peralatan tersebut lengkap, Anda harus mengeluarkan anggaran kurang lebih Rp. 70 juta – Rp. 80 juta sebagai modal awal. Tapi, ada satu modal lagi yang tidak boleh ketinggalan, yakni pengusaha komputer, teknik gambar, dan teknik desain. Asal tahu saja, ketiga pemain cutting stiker tadi memang punya hobi yang sama, yakni doyan melukis. Sudah begitu, Anda juga harus terus menerus mengasah keterampilan anda dan mencari ide-ide desain terbaru. Singkat kata, anda harus kreatif.

Bagaimana mencari pasar?

Anda bisa saja ngejogrok di tempat dan menunggu pelanggan datang. Eh, tapi jangan terlalu malas begitu dong, sayang dengan investasi yang sudah anda benamkan di sini. Sebaiknya anda juga rajin berburu pembeli. Misalnya saja, pehobi kendaraan yang gemar menggonta ganti stiker yang menempel dikendaraan mereka. Anda bisa masuk dalam jejaring milis dan mempromosikan usaha Anda ini. Selain itu, anda juga bisa menyasar perusahaan yang menggunakan stiker sebagai ajang promosi. Satu lagi, Anda juga bisa menawarkan pada partai-partai. Bikin saja satu proposal yang sederhana dengan menyertakan contoh desain stiker.

Simulasi usaha cutting stiker

 

Modal

Alat pemotong Rp. 20.000.000
2 komputer desain @ Rp. 5 juta Rp. 10.000.000
Kamera digital, scaner, printer Rp. 5.000.000
Total modal yang harus disiapkan Rp. 35.000.000

Pendapatan sebulan

Omset Rp. 400.000 x 30 Rp. 12.000.000
Jasa desain Rp. 2.500.000
Totalk pendapatan sebuah Rp. 14.500.000

Pengeluaran bulanan

Sewa ruangan Rp. 1.500.000
Belanja 5 roll stiker Rp. 5.000.000
Gahi 3 pegawai @ Rp. 1 juta Rp. 3.000.000
Listrik, telefon Rp. 800.000
Belanja transfer tape (perekat stiker) 4 roll Rp. 400.000
Total pengeluaran sebualn Rp. 10.700.000
Keuntungan sebulan Rp. 3.800.000
Perkiraan balik modal

Rp. 35.000.000 : Rp. 3.800.000/bulan = 9, 1 bulan

usaha cutting stiker

 

goldenadi

Lihat Juga Tulisan BagaimanaTerlihat dan bertindak sebagai pengusaha

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

§ 2 Responses to Usaha Cutting Stiker

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Usaha Cutting Stiker at SUKSES.

meta

%d blogger menyukai ini: