Untuk Menjadi Bebas sebelumnya kita harus menjadi Budak

16 Juni 2013 § 2 Komentar

ini mungkin terdengar tolol buat teman-teman ya, gimana kasusnya kalau kita ingin bebas malah disuruh jadi budah hehhe, tapi sebenarnya judul di atas ini masu akal lho. untuk menjadi pintar kita harus menjadi budak displin belajar, nah kalau kita ingin bebas keuangan maka kita harus menjadi budak disiplin dalam berhemat dan belajar keuangan atau usaha.

goldenadi.wordpress.com

Budak dalam hal ini adalah disiplin melakukan hal yang benar. kita lihat aja di film-film kungfu setelah berdisiplin ria untuk berlatih siang malam sampai keluar darah maka endingnya dia sukses menjadi tokoh silat atau kungfu yang ternama, dan perlu dicatat semuanya itu ttidak terjadi dalam semalam, kalau saja disiplin diterapkan sehari lalu jadi sukses maka kita semua pasti akan sukses termasuk disiplin yang kurang baik.

Melakukan disiplin akan menciptakan kekuatan baik disiplin yang teman-teman lakukan itu baik atau buruk pasti akan berhasil. contohnya saja kita disiplin untuk berlatih fisika lalu yang bertujuan untuk membuat bom pembunuh masal tingkat dewa wah saya akan jamin teman-teman bisa membunuh orang-orang dalam waktu sepersekian detik. Namun saya tekankan lagi jangan berdisplin di hal-hal yang merugikan orang lain ya. disiplin yang kecil-kecil aja deh seumpamanya disiplin untuk senyum pada teman kita setiap hari, saya yakin dalam waktu seminggu aja teman-teman bisa dapat permintaan pertemanan di facebook heheh..

Dengan menerapkan disiplin dengan baik terutama dalam hal yang baik saya yakin apa pun masalah yang kita hadapi pasti dapat kita hadapi meskipun tidak selalu akan berhasil setidaknya kita dapat menghadapinya dan tidak meyerah ya, ibaratnya kalau kita lagi cari jalan keluar di suatu gang lalu ketemu tembok, bukannya nangis-nangis berharap ada yang nolong tapi kita akan meloncati tembok itu. nah disiplin yang kita terapkan disini apa ya? disiplin panjat tebing? heheh bukan tapi disiplin dalam kreatifitas tentunya, so bukannya melihat tembok lalu kita nyerah tapi malah berpikir untuk bagaimana caranya tetap nyari jalan keluar dari gang tersebut.

Pada tingkatan yang lebih tinggi lagi kita bisa menjadi lebih dewasa lho hanya dengan disiplin, bagaimana caranya? yaitu dengan disiplin untuk menekan hasrat hati (wah keren bahasanya ya). Seandainya kita dihadapkan sama orang yang jengkelin, lalu kita ga pernah disiplin untuk menahan amarah kita untuk langsung marahin orang itu maka apa yang terjadi? Udah deh langsung putus pertemanan kalian bukanya sama dia aja kita ga berteman mungkin juga dia cerita ama teman-teman yang lain kalau kita itu orangnya cepet marah nah jadi siklus demam berdarah deh ehh siklus berantai maksudnya…

Latihan Itu Menyempurnakan

Sudah berapa keberhasilan yang sudah kita dapatkan dengan berdisiplin dalam hidup kita? mungkin udah ratusan keterampilan yang kita dapatkan dari berdisiplin, iya khan contoh kecilnya ini deh, kalian bisa baca tulisan saya ini dari disiplin apa? ya benar teman-teman sudah mau menjadi budak disiplin untuk belajar membaca, terus apa lagi mungkin teman-teman sudah ada yang punya anak di sekolah atau keponakan atau anaknya tetangga yang sekolah SD, waktu TK mereka bisa perkalian ga? sudah pasti belum ya kecuali orang tuanya udah masukin dia di tempat kursus ajaib hehehe. Akhirnya mereka setelah lulus SD pasti sudah bisa – semuanya – berkali-kalian khan? itu satu contoh kecil lagi buat teman-teman bagaimana hebatnya dalam berdisiplin.

Apa yang dapat kta ambil dari contoh-contoh di atas? semuanya itu karena mereka melakukan perubahan dengan menjadi budak disiplin, kalau ada suatu ilmu, keterampilan, keahlian atau mau cari jodoh sekalipun teman-teman harus bisa disiplin, INTINYA itu kita harus mau berubah, mau berubah jadi satria baja hitam juga bisa asal disiplin hehhee….

Perubahan menuju kebaikan memerlukan disiplin yang baik juga, maka berdisiplinlah untuk meraih apapun yang teman-teman inginkan, perubahan+disiplin =kesuksesan, tuh rumus baru dari goldenadi. Intinya (lho Inti lagi) kita bisa hidup dengan baik dengan mengadaptasikan diri kita dengan cepat sesuai lingkungan dan tuntutan zaman, kapanpun hal buruk atau baik dapat kita hadapi dengan baik asal kita tahu ilmu dan memiliki peralatannya ilmunya DISIPLIN lalu peralatannya adalah ILMU yang kita dapatkan dari hasil menjadi budaj disiplin itu sendiri. nah Untuk Menjadi Bebas Sebelumnya Kita harus Menjadi budak Disiplin ya bukan DIslipin hehhe

salam sukses buat teman-teman

Lihat juga tulisan Tips yang membuat  keahlian menjadi pekerjaan idaman

Goldenadi

Tagged: , , , , , , , , , , ,

§ 2 Responses to Untuk Menjadi Bebas sebelumnya kita harus menjadi Budak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Untuk Menjadi Bebas sebelumnya kita harus menjadi Budak at SUKSES.

meta

%d blogger menyukai ini: