Menyerah? Jangan

13 Februari 2013 § 2 Komentar

Menyerah Jangan – Lagi lagi saya pakai contoh Thomas A Edison, Cuma beliau yang bisa dengan tekun mencoba dan mengalami kegagalan hingga 10.000 kali, kalau Anda berpikir untuk menyerah sudah berpa kali Anda sudah mencobanya? Masih untung kalau Anda mau mencobanya hingga 10 kali tidak seperti bapak Edison itu.

Kalau pernah melihat neraca market stock kalau yang di Indonesia bisa Anda lihat di BEJ alias Bursa Efek Jakarta, nah seperti itulah kehidupan kita semua sebagai manusia tanpa terkecuali, baik Anda orang miskin atau pun Anda sudah menjadi milinuner sekalipun, tahukah Anda apa yang dianjurkan bagi pembeli saham melakukan pembelian, yaitu saat harga saham tersebut turun!!! Nah jika Anda berada pada posisi terbawah ikutilah anjuran dari para ahli saham tersebut yaitu dengan “membeli”, membeli apa ya? Membeli pelajaran yang bisa membuat Anda lebih baik dari sekarang, jika Anda merasa diri Anda tidak mempunyai keahlian maka cari tahu apa hobi Anda atau apa yang paling Anda senag untuk lakukan lalu cari ahlinya dan minta belajar dari mereka dan jika mereka mengharapkan pembayaran maka bayarlah karena suatu saat ilmu yang Anda dapatkan tersebut akan berguna seumur hidup Anda namun carilah ahli yang benar-benar ahli karena belajar dari para ahli akan menghemat waktu belajar kita karena kita bisa menghindari kesalahan yang di lakukan oleh ahli tersebut.

Sekali lagi menyerah itu tidak akan membayar kesuksesan Anda kelak, apa pun yang Anda hadapi hari ini dan Anda anggap sebagai hambatan  maka jangan berpikir untuk menyerah karena kesuksesan itu akan dapat Anda raih setelah melihat kesempatan untuk berhasil namun Anda menolak untuk menyerah, sejatinya hidup ini seperti yang Budha pernah katakana bahwa hidup ini penderitaan dan selama Anda bernafas Anda akan dihadapkan dengan hambatan tantangan dan kejatuhan.

Menyerah adalah tindakan yang paling gampang, lebih gampang daripada berdiri dengan dua kaki Anda. Namun itulah perbedaan antar pemenang dan pecundang, setelah mengalami hambatan maka si pecundang akan menyerah lalu akan mengambil tindakan mengambil jalan pintas alias curang, namun benar kata John Maxwell bahwa jalan pintas (curang ) tidak akan membayar lunas kesuksesan Anda di masa depan namun malah akan merugikan kita sendiri.

Thomas A Edison berkata bahwa banyak kegagalan yang dialami oleh orang-orang karena mereka sendiri tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan ibarat pecundang yang berdiri di atas tambang berlian sejauh 1 meter setelah menggali ratusan meter lalu menyerah begitu saja, ada satu kalimat dalam alkitab yang mengatakan bahwa yang kekal itu adalah yang tidak terlihat jika memang kita percaya Tuhan maka kita seharusnya tidak mudah menyerah dan mengembalikan kekuatan Tuhan /kekuatan yang tertinggi untuk memberikan kita kesuksesan seperti yang kita impikan.

Sekali lagi janganlah menyerah, jika Anda menyerah sedikit demi sedikit terhadap masalah yang Anda hadapi mungkin suatu saat sikap meyerah ini akan menjadi tumor ganas yang nantinya akan berakibat buruk bagi Anda, sekarang Anda menyerah pada hal kecil dalam kehidupan kita namun suatu saat jika Anda masih bersikap seperti itu tidak menutup kemungkinan Anda juga akan menyerah pada kehidupan Anda atau menyerah untuk memperjuangkan sesuatu demi orang yang kita sayangi. Sudah banyak yang membuktikan bahwa kesulitan-kesulitan yang mereka hadpi setelah menjalaninya dengan tabah melihat semuanya itu adalah berkat yang tidak akan mereka tukarkan dengan seluruh uang yang mereka dapatkan setelah mengalami kesuksesan, so saya Tanya lagi menyerah? JANGAN!!! Salam sukses dan terimakasih.

Lihat juga tulisan Seimbangkan Hidup Anda

Goldenadi

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

§ 2 Responses to Menyerah? Jangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Menyerah? Jangan at SUKSES.

meta

%d blogger menyukai ini: