Seberapa Beruntungnya Diri Kita

27 Januari 2013 § Tinggalkan komentar

Ada seorang nenek berumur 80 tahun yang sedang berdiri di depan cermin dan berkata “ohh betapa tuanya diriku, betapa tak bergunanya diriku”. Berapa banyak orang yang kita temui seperti nenek tua tersebut yang selalu mengeluh tentang dirinya meskipun kita melihat betapa beruntungnya diri mereka, jika kita lihat kepada nenek tersebut betapa beruntungnya dia bisa hidup selama itu dan masih bisa berjalan atau berdiri di depan cermin dan dapat melihat dirinya di depan cermin dengan jelas.  Seberapa beruntungnya diri kita dibandingkan dengan orang lain?

Berapa pun umur Anda tidak menjadi masalah, baik bagi kehidupan diri Anda sendiri maupun bagi komunitas diri Anda, Anda dapat belajar hingga hari sebelum ajal menjemput Anda, atau Anda dapat berhenti belajar sekarang dimana 100 tahun lagi baru Anda akan dijemput oleh malaikat maut itu terserah Anda.  Namun hidup adalah masalah seberapa kita menghargai berkah yang diberikan kehidupan pada kita, kita dapat menilai sesuatunya dari sisi negatifnya atau Anda memilih untuk menilai semuanya untuk menerima dengan sikap positif.

Pikiran kita tidak dapat menjalankan penilaian dalam waktu yang bersamaan,  kita tidak dapat menjadikan diri kita bahagia jika kta berpikir untuk melakukan hal yang tidak menyenangkan namun kita tetap melakukannya  karena itu adalah kehendak orang lain, misalnya saat kita bekerja, kita tidak menyukai pekerjaan kita namun karena keluarga membutuhkan kita untuk bekerja maka kita terpaksa untuk bekerja, maka hasilnya adalah Anda menjadi pribadi yang tidak bahagia, bagaimana kalau kita ubah cara pandangan kita, kita tetap melakukan pekerjaan yang tidak kita senangi tersebut namun dengan pola berpikir yang berbeda, kita menikmati setiap detik yang kita habiskan di setiap melakukan pekerjaan kita. Kita mensyukuri setiap pekerjaan yang telah kita selesaikan, kita bersyukur karena ditempat kerja kita mendapatkan teman-teman yang selalu untuk kita meskipun tidak semuanya, kta dapat mengalami pengalaman baru yang mungkin ditempat lain tidak akan kita dapatkan, dan Anda dapat menambahkan daftar rasa syukur yang Anda dapatkan di tempat kerja Anda sendiri.

Apakah Anda bisa berubah detik ini juga? Saya akan menjawab TDAK,  berubah memang tidak dapat terjadi begitu saja kecuali Anda adalah pesulap atau orang yang sangat sakti. Tapi kemungkinan untuk berubah sangatlah besar dan kesempatan yang sangat luas akan Anda dapatkan jika Anda bisa berubah dengan segera, jika Anda suka menimbang-nimbang imbalan maka imbalan yang akan Anda dapatkan jika Anda berubah adalah sangat besar dibandingkan dengan Anda stuck pada suatu keadaan yang negatif.

Pikirkanlah sesuatu yang positif yang pernah Anda lakukan, jika Anda mengingat sesuatu yang Anda sendiri menjadi kecewa karenanya maka ubahlah segera pikiran Anda, masa lalu tidak dapat Anda ubah  dan Anda tidak dapat mengendalikan masa depan Anda, namun Anda bisa mulai berubah menjadi lebih baik dan dapat memperngaruhi keadaan Anda hari, jam dan menit ini juga.

Jika ada yang bertanya sebarapa beruntungnya diri Anda dibandingkan dengan orang lain maka Anda dapat menjawab dengan mudah SAYA TERBERKATI OLEH KEHIDUPAN DAN KEBERUNTUNGAN ADA DI PIHAK SAYA SETIAP SAAT, salam sukses!!!

Goldenadi

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Seberapa Beruntungnya Diri Kita at SUKSES.

meta

%d blogger menyukai ini: